Budaya Turki merupakan paling unik di dunia. Turki mungkin satu-satunya negara yang mengandung unsur budaya Timur dan Barat. Mengedepankan beberapa karakteristik dan kualitas yang berbeda dari budaya dan seni Turki.
Gerbang Topkapi Istana Topkapı (bahasa Turki: Topkapı Sarayı) atau dalam bahasa Turki Utsmaniyah: طوپقپو سرايى, biasanya dieja "Topkapi" dalam bahasa Inggris adalah istana di Istanbul, Turki, yang merupakan kediaman resmi Sultan Utsmaniyah selama lebih dari 600 tahun (1465-1856). Pembangunan istana ini dimulai pada tahun 1459 atas perintah Sultan Mehmed II. Kompleks istana terdiri dari empat lapangan utama dan banyak bangunan-bangunan kecil. Pada puncaknya, istana ini dihuni oleh 4.000 orang. Selain sebagai tempat tinggal kerajaan, istana digunakan untuk acara-acara kenegaraan dan hiburan kerajaan. Sekarang menjadi daya tarik wisata dan berisi peninggalan suci penting dari dunia Muslim, termasuk pedang dan jubah Nabi Muhammad. Sayangnya pengunjung dilarang untuk mengambil gambarnya. Peranan Istana Topkapi memudar pada akhir abad ke-18 karena sultan lebih suka menghabiskan waktu di istana baru mereka di Bosporus. Pada t...
Grand Bazaar Istanbul atau biasa disebut juga Kapalicarsi ini adalah salah satu pasar tertutup yang terbesar dan tertua di dunia. terkenal sebagai surga belanja di Istanbul serta menjadi tempat wajib untuk dikunjungi selama di Turki. Dahulu pasar ini diprakarsai oleh Sultan Mehmed II, pada tahun 1455. S elain pasar tertua juga yang terbesar dari yang sejenis di seluruh dunia. Pasar ini telah berdiri sejak tahun 1450-an pada pemerintahan Kekhalifahan Ottoman dan bertahan hingga kini. Lokasinya terletak di kompleks kota tua Istanbul, tepatnya di distrik Fatih, dekat dari Masjid Biru dan Museum Hagya Sofia. Pasar ini memiliki luas 54 ribu meter persegi, 61 jalan tertutup dan lebih dari 3.000 toko yang dapat menarik pengunjung sebanyak 250.000 sampai 400.000 setiap harinya. Pada tahun 2014, bazaar ini tercatat sebagai tempat wisata terbanyak dikunjungi di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung tahunan 91.250.000 orang. Antar satu blok toko dengan toko lainnya dipisahkan oleh ...
Selepas dari Grand Bazaar, kami meneruskan perjalanan ke Toko “ VEFA BAZAAR ” tempat penjualan oleh-oleh khas Turki. Guide kami sengaja mengajak ke toko tersebut karena pemiliknya pernah tinggal di Jakarta, sehingga ia bisa dengan fasih melayani dengan Bahasa Indonesia dengan “baik dan benar”. Tempatnya tidak terlalu luas, ruangannya hanya satu lantai dengan layout ruangan tanpa sekat dinding sehingga tampak kesan lebih luas. Yang menjadi mascot barang di sisni adalah: Turkish Delight & Parfum. Turkish Delight, Makanan ringan khas Turki yg terbuat dari bahan utamanya adalah Madu. semacam jenang gitu deh. Pemanisnya adalah murni dari madu tanpa Gula, tapi hati2 banyak juga yg jual Turkish Delight dgn harga murah tapi dengan pemanis buatan bukan dari Madu. Madu . ya madu alaminya enak sekali, manisnya pas!!! Malam itu, kami tutup dengan dinner di kawasan Galata Bridge lagi, hanya bedanya sekarang suasana di tengah temaramnya malam. Kerlap-kerlip lampu me...
Comments
Post a Comment